Selasa, 15 Oktober 2013

Untuk Dirimu

Kulihat kerlip bintang gemintang malam ini
Bersinar menyendiri di ufuk semburat
Aku mengandaikan jika ia adalah dirimu
Yang mungkin saja memang sedang sendiri
Di malam ini bersama sang waktu
Kulihat jalan di depanku perlahan mengerucut
Berbatas dinding-dinding makhluk yang berkeluh kesah
Kukira engkau sedang duduk menelungkup
Atau membaca buku sambil menggumamkan sesuatu
Atau bisa saja engkau sedang bercengkrama
sambil memeluk seseorang
Bolehkah aku cemburu pada yang kau peluk itu?
Tidak, Justru aku harus bergembira
Karena yang kau peluk itu adalah sepupu kecilmu
Atau seorang keponakanmu yang lucu
Anak dari kakak-kakakmu
Yang kelak nanti mereka adalah bagian dariku
Sementara aku, aku sendiri masih seperti ini disini
Masih begini bergeming dengan kekakuanku
Atau bolehkah aku jujur padamu bahwa sekarang
Sedang memikirkan keberadaanmu?
Boleh ya, boleh kan?
Ah teryata kau tidak menjawabnya
Kau malu ya padaku
Tak perlu malu, karena aku sendiri yakin
Kalau kamu itu tidak sedang kupandangi
Jangan malu ya
Ah ya, atau mungkin kutanya saja kabar keluargamu
Kabar ayahmu, kabar ibumu, dan kabar saudara-saudaramu
Yang kelak semuanya kata mu akan kuganti dengan ku
Karena antara kamu dan aku sudah tak ada jemu
Sudah menentu dalam takdir tertentu
Bukan lagi tamu, apalagi perampok hatimu

Karena kita kian padu, lembut melepas saru

2 komentar:

  1. Asiik, karya terbaru si kupu-kupu (ber) isi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, alhamdulillah mas opik. silahkan menikmati sajian di blog ini :)

      Hapus