Kadang romantis itu tak perlu kau cari dalam puisi,
kadang romantis itu bisa kau temukan di tempat yang biasa kau lalui;
Jalan raya
Saat kau melihat dua orang yang sedang berdiri di pinggir jalan,
disewaktu tiba hari jelang berhujan,
sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja,
yang kau mengetahui hal itu dari gurat wajah mereka yang menua,
dari senyuman yang tersaji indah, penuh makna
kau melihat tatapan mereka, penuh cinta
saat sang suami mengeluarkan sesuatu dari tasnya
bukan, bukan intan dan permata
hanya selembar jas hujan dari plastik
untuk melindungi sang istri dari hujan rintik
alangkah romantisnya mereka,
lalu bagaimana dengan dirimu?
masihkah kau menanti diujung jalan itu?