ketiak-ketiak alam di suryakencana
duduk dalam kemuning rintih
dalam dekapan peluh suci
parman menyendiiri bersama desah
meremang seputih keabadian
dan menerkam sugi yang kejam
meraung dari balik prasangka
ada sekisah pasang mata
menunduk tak berisi
semerbak harum bunga padi
dikasak kusuk jerangan pohon tebu
berisik, berbisik-bisik
bergema-gema kecil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar