Sabtu, 19 Juli 2014

kita dan tertawa

teruntuk kawanku F

mungkin kita bukanlah orang terbaik
mungkin pula bukan manusia yang baik
tapi yakinlah kawan, setidaknya kita telah mencoba
untuk tidak meneteskan airmata karena
ketidakberuntungan

mungkin kita adalah yang paling sedikit
tertawa dalam denting yang berlalu
tapi yakinlah teman, bahwa setidaknya kita telah berjalan
pada titian setapak jalan yang baik
meski duri senantiasa menusuk
pada setiap asa kala kita menyibak duka

mungkin mereka terlihat indah
namun apakah benar begitu?
kitalah yang indah itu kawan
lihatlah, saat kita ingin melepaskan kekangan ini
ratusan bahkan ribuan orang lain justru menginginkannya
mereka menginginkan kehidupan kita
masihkah engkau tertunduk malu kawan
pada takdir dan jalan nasib yang diberikan Tuhan?
masihkah engkau merasakan luka pada hidup
yang memberi kita banyak keindahan?
masihkah wahai kawan
kita tak lagi riang dalam simfoni musik nan ritmis
yang kita mainkan malam-malam dahulu?

tenang saja. meski tak ada satu orang yang mendukungmu
kita masih bisa bersama untuk melawan
tenang saja, walau rintangan seolah tak berhenti menantang
kita habisi mereka bersama, sampai kita tiba
pada suatu titik dimana kita hanya akan tertawa
pada segala upaya dan selaksa yang dulu mendera kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar