rinci adalah inti
sewaktu dusta dibuktikan dengan kata
rinci adalah kunci
yang akan sudi kalau sudah berahi
minah, sudikah kamu kepadaku?
melayani darah yang sudah mendidih
diatas laju otak di kepalaku ini?
sruni, maukah kau mengayomi
detak demi detak sentuhan halus
yang aku susuri dari sebuah lembah yang rendah?
ariani, relakah puan untuk aku dekati
sambil membawa deras keringat
yang muncul setelah erangan yang tajam?
michele. inginkah engkau duduk disini denganku
dengan menelusuri lekuk-lekuk
air mata yang tercekat diatas rona pipimu?
rinci adalah inti
sewaktu dusta dibuktikan dengan kata
namun dalam kesejatian itu adalah palsu
berbohong demi keadaan
semakin membuatku tak lagi dalam kemerdekaan
dari angkara nafsu yang palsu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar