Jumat, 20 Juni 2014

dunia kini

Dunia perputar setiap hari
Malam mengganti hari dan siang bersaji
Siang lelah dan malam mulai menyangga
Dan setiap lelaki hilir kesana kemari
Wanita tak kalau sudi, pergi lagi dan lagi
Inilah dunia kini

Semua tampak sibuk, saling melempar strategi
Agar datanglah itu keberuntungan
Yang dinamakan harta dan uang
Semua tampak saling sikut
Seolah hewan-hewan yang kelaparan
Yang tak makan berlama-lama hari
Inilah dunia kini

Dan jalan-jalan penuh kendaraan
Tanah-tanah penuh bangunan
Udara penuh asap menyesakkan
Inilah dunia kini, kawan

Semua terbit dengan teratur
Sekehendak apa yang sudah dibuat
Semua berderap denga nafas yang terukur
Pagi petang dengan menyisakan penat
Inilah dunia kini, sahabat 


Dan aku sungguh tidak sudi untuk itu
Aku adalah manusia bebas
Tapi sayangnya itu tidak mungkin
Untuk aku hindari
Dan sampai suatu saat nanti aku pula
Menjadi seperti mereka ini.

Dan inilah dunia kini, duhai penghampa sepi

1 komentar: