jam 12 malam
dingin mulai menusuk
dan daun-daun pun beterbangan
menyisakan suara senyap;
film-film doktrin itu kini mulai diputar
mereka, wajah-wajah yang sebenarnya
tidak lagi pantas untuk dikatakan polos
(setidaknya mereka pernah berbuat kejahatan dan dosa)
berdiam dalam baris-baris yang penuh
mereka, seperti ikan yang lapar
berkumpul dengan harap makanan
mereka, seperti jamur yang bergumul;
siap dipanen, demi santap siang sang tuan
kini di manakah sang tuan itu?
aku tahu dimana dia berada
namun pertanyaan itu tak hendak buat dijawab
sungguh karena ia hanya bisa ditelusuri
dengan mata, kepala, juga sedikit gumpal daging berbumbu;
hati nurani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar