Rabu, 13 November 2013

Doaku padamu

dari kedua bola mata itu
aku melihat sebuah pemandangan
sebuah masa dimana segala upaya
akan menjadi nyata, senyata apa yang pernah
diimpikan dalam relung terdahulu

dari kedua bongkah pasang itu
aku berhasil mendapati
sebuah optimisme masa depan
merenda sebuah kebijaksaan kuno
yang dikenal dengan nama keluarga

dari kedua sisi sayu mata itu
aku menelusuri sebuah tempat
yang tidak akan pernah sekalipun ada
di tempat-tempat di dunia
aku hidup di dalamnya, bersama
dengan pemilik kedua pasang mata itu
juga bersama prajurit-prajurit kecil
yang begitu membanggakan hatiku dan hatinya

dan dari ujung yang berjauhan
kini aku hanya mampu mendoakan
sebagai sebuah bentuk penjagaan
karena keterbatasan yang aku dan dia miliki
yaitu tempat, waktu, bahkan mungkin dimensi
dari ujung sini aku mengungkapkan salam
semoga kau mendengarnya dengan takzim
mungkin jua menjawabnya dengan seuntai doa
Ya Rabb. Petautkanlah hati hati kami karena-Mu
jika kalau karena fisik, maka ia akan luruh
jika kalau karena hati, ia akan berubah
tapi jika karena-Mu, ya Rabb
Engkau yang akan menjaganya
maka hamba mohon ya Rabb
untuk berkenan menjaganya
Jagalah ia ya Rabb
kuatkan jiwanya, hatinya, juga raganya
moga ikhlas menunggu, atau menanti
dengan keanggunan iman dalam diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar