Kamis, 11 Desember 2014

sentimental

sorot mata itu
selalu terkenang di dalam
memori hati ini
ketika kau menatapku dengan
penuh harap
yang mencetak jelas sebuah kegembiraan
di dalam sanubari

aku ingin waktu itu kembali,
untuk melihatmu dari
jarak yang dekat,
yang sesekali tertawa
untuk alasan yang tak begitu jelas
namun nampak sebagai
sebuah kebahagiaan

dan kita pernah bersama
meski tidak pernah ada
sepatah kata utama yang terucap
dan kita terus begitu
sampai tak tahu lagi
kemana perasaan ini
akan berlabuh

aku ingin mendekapmu
meski hanya dalam bayang
aku tak ingin menjauh darimu
selayaknya angin yang tak pernah
bosan menghinggapi daun
atau selayaknya suara yang tak bernyali
saat udara tak ada, aku begitu tak kuasa

dan perasaan sentimental ini
selalu menghujaniku di kala sepi
lantas mengharapkan engkau akan ada disini
pada suatu hari nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar